Oleh: yadi | Maret 14, 2010

Proposal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

 

Nama Pesantren        : Madrasah Diniyyah 89 Bogor

Alamat                        : Jl. Sholeh Iskandar Gg.HM.Syueb Rachman Rt. 04/02     Cibuluh Bogor Utara .Telp. (0251)8316136 / 081316724367.

 

بسم الله الرحمن الرحيم

A.    MUQADDIMAH

Munculnya generasi muda yang berwawasan luas, amanah dan berakhlaqul karimah tentu merupakan dambaan kita semua, sebagai cikal bakal perjuangan kita di masa yang akan datang. Allah SWT berfirman:

Artinya: “dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar”. (Q.S. An-Nisaa:9 )

Firman Allah tersebut memberikan dorongan kepada kita agar tidak meninggalkan generasi yang lemah, baik lemah jasmani maupun rohani, materi maupun imateri terutama lemah dalam ilmu agama dan yang lainnya.

Di zaman sekarang ini, ketika umat Islam sudah kehilangan banyak ulama dan sangat minimnya kader-kader penerus dakwah mereka, sebagai akibat dari pergeseran kebudayaan yang semakin hari semakin memprihatinkan. Bila hal ini terus dibiarkan, maka generasi umat muslim yang asalnya kuat dan faham terhadap agama, akan menjadi lemah tak berdaya.

Selanjutnya dalam upaya membentuki generasi yang tangguh dan berwawasan luas, amanah serta berakhlaqul karimah dibutuhkan suatu lembaga pendidikan yang bisa mewujudkan harapan orang tua terhadap putra- putrinya.

Madrasah Diniyyah 89 yang lahir dari harapan dan keinginan masyarakat, mudah-mudahan akan melahirkan generasi yang bisa menjawab dari pada harapan dan cita-cita orang tua serta umat muslim lainnya dalam membentengi aqidah, ibadah dan mu’amalah dari ajaran-ajaran yang menyimpang.

Oleh karena itu dalam upaya mempertahankan dan memajukan serta meningkatkan mutu lembaga pendidikan Islam yang ada ini, maka zakat, infaq, shadaqah serta sumbangan lainnya yang tidak mengikat dari para dermawanlah yang memiliki andil cukup besar.

Allah SWT menjanjikan kepada siapa saja yang menafkahkan hartanya di jalan Allah akan dibalas dengan 700 kali lipat bahkan bisa lebih dari pada itu.

Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. (Q.S Al Baqarah:261)

Mudah-mudahan Allah SWT memberikan janji itu kepada kita yang merupakan penggerak dan sebagai pemerhati serta pencipta dunia pendidikan pembentuk generasi yang berakhlaqul karimah.

B.    PROFIL SINGKAT MADRASAH DINIYYAH 89 BOGOR

Madrasah Diniyyah (MD) adalah salah satu jenjang pendidikan yang pernah berjalan sekaligus merupakan jenjang pendidikan yang pertama kali ada di lembaga pendidikan Pesantren Persatuan Islam 89 Bogor; yaitu sejak yahun 1976. Walaupun pada saat itu masih bersifat informal dan tradisional.

Pasang surut dalam suatu lembaga pendidikan sudah bukan menjadi hal baru, terlebih dari tahun ke tahun sudah banyak lembaga-lembaga pendidikan yang dibangun oleh pemerintah atau yayasan-yayasan; yang bertujuan untuk mencerdaskan bangsa Indonesia. Hal inipun dialami Madrasah Diniyyah 89 Bogor, bahkan kevakuman pun dirasakan sekitar tahun 2003-2005.

Beberapa faktor yang menyebabkan kevakuman ini terjadi antara lain:

  • Kekurangan SDM. Para asatidz yang mengajar Madrasah Diniyyah di sore hari adalah mereka yang mengajar di Madrasah Ibtidaiyyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyyah (MTs) di pagi harinya. Disamping itu adanya perpindahan tempat tinggal sebagian asatidz yang mengajar Madrasah Diniyyah.
  • Kekurangan sumber keuangan untuk membiayai operasional sekolah baik fisik maupun non fisik.

Bahkan pasang surut ini terasa terutama setelah dipanggilnya oleh Sang Khalik dua orang asatidz sebagai pendiri dan pengajar di pesantren, yaitu Al-ustadz Muhammad Ilyas (mantan bendaharawan kantor Depag Kab. Bogor) pada tahun 1984 serta istrinya Ibu Shalihah tahun 1998.

Sehingga banyak masukan dari tokoh masyarakat dan dorongan dari para orang tua yang mengharapkan agar putera-puterinya dapat memperdalam kembali pelajaran agama di sore hari, meskipun tidak sekolah formal di pesantren Persatuan Islam 89 karena terlanjur sekolah di tempat lain. Dan dengan harapan agar putera-puterinya dapat membentengi diri dari pengaruh-pengaruh negatif atas kemajuan zaman dan teknologi.

Hal ini pula yang harus menjadi tanggung jawab kita semua, terutama umat Islam yang harus berusaha melahirkan generasi-generasi yang cinta akan syariat Islam itu berdiri tegak, namun tidak harus mengorbankan negeri yang sudah tertata.

Maka pada tahun 2006 dengan mengharap ridha Allah SWT serta dukungan ikhwatu iman jenjang pendidikan diniyyah mulai dirintis dan dibuka kembali dengan nama Madrasah Diniyyah 89 Bogor.

Waktu pembelajaran di Madrasah Diniyyah 89 Bogor ini empat hari dalam seminggu, yaitu dari hari Senin sampai dengan Kamis, dimulai dari pukul 14.00 – 17.00 WIB. Hal ini dikarenakan para peserta didik atau santrinya adalah mereka yang pada pagi harinya sekolah di SD atau SLTP.

Madrasah Diniyyah 89 Bogor terdiri dari empat tingkat, dari tingkat pertama hingga tingkat ke empat. Masing-masing tingkat diselesaikan selama satu tahun yang terdiri dari dua semester. Khusus untuk tingkat pertama; terbagi kedalam dua kelas; kelas IA dan kelas IB.

Kelas IA di peruntukkan bagi santri yang belum mengenal huruf Arab, mayoritas berusia dibawah tujuh tahun dan belum memasuki Sekolah Dasar (SD). Setelah menyelesaikan di kelas IA, santri melanjutkan ke IB hingga menyelesaikan pendidikan sampai kelas IV.

Kurikulum yang dipakai mengacu kepada kurikulum yang di buat Bidgar Pendidikan PP PERSIS. Dan disesuaikan dengan kemampuan santri menangkap materi ajar.

C.    JUMLAH GURU DAN SISWA

  1. Jumlah Guru/Asatidz

Jumlah tenaga pengajar sampai saat ini adalah lima orang, berikut Kepala Sekolah/Mudir. Hal ini disesuaikan dengan faktor usia anak didik serta mata pelajaran yang diberikan. (Nama Asatidz terlampir).

  1. Jumlah Siswa/Santri

Sejak dibuka dan dirintis kembali, jumlah santri Diniyyah meningkat secara perlahan. Hingga kini sudah berjumlah 50 orang santri. Dikarenakan  jenjang pendidikan ini bersifat sosial serta merangkul bagi orang tua yang menginginkan putera-puterinya memperdalam ilmu agama Islam, disamping itu faktor ekonomi keluarganya  menengah kebawah.

D.    SARANA DAN PRASARANA

Untuk proses pembelajaran bagi santri Diniyyah 89 menggunakan tiga ruangan kelas yang pagi harinya digunakan untuk MI. Dan teras masjid bagi santri yang usianya kurang dari tujuh tahun yaitu kelas I A.

E.     SUMBER  KEUANGAN

Majunya suatu lembaga pendidikan manapun selain SDM yang memang sudah siap, hal penting lainnya adalah sumber keuangan yang dimiliki oleh lembaga pendidikan tersebut dan cara manajemennya.

Sumber keuangan Madrasah Diniyyah 89 yang ada saat ini adalah dari Zakat, Infak, Shadaqah serta sumbangan lain dari para dermawan yang bersifat tidak mengikat. Kemudian dari Para orang tua santri sebesar Rp.5.000 tiap bulannya, dan ini pun tidak berjalan dengan lancar.

F.         PERENCANAAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DAN KESEJAHTERAAN ASATIDZ

1)   Peningkatan Mutu Pendidikan

  • Ø Menggiatkan santri untuk rajin ke perpustakaaan.
  • Ø Mengadakan rihlah ke tempat yang bernilai pendidikan.
  • Ø Pembelian komputer untuk pembelajaran santri.
    • Ø Mendorong anak untuk lebih mempertajam daya ingat dengan materi hafalan Al-Qur’an dan Al-Hadits.

2)   Kesejahteraan Asatidz

  • Ø Mengajak para dermawan untuk dapat menyalurkan ZIS (zakat, infaq dan shadaqah) ke Madrasah Diniyyah 89.
  • Ø Bekerja sama dengan instansi pemerintahan atau swasta dalam memberikan/menyalurkan hibah/ZIS ke Madrasah Diniyyah 89 Bogor.
  • Ø Mengelola semaksimal mungkin dana ZIS yang terhimpun ke Madrasah Diniyyah 89, diantaranya dengan memberikan pinjaman modal usaha kepada guru/orang tua santri/masyarakat umum dengan sistem pengembalian dana pokok pinjaman ditambah hasil keropak/bumbung ZIS yang di simpan si peminjam.

G.    PENUTUP

Pembinaan moral dan akhlak generasi baru memang berat dan memerlukan adanya usaha-usaha yang disertai niat yang ikhlas (mengharaf ridha Allah SWT)/ tekun dan sabar. Mudah-mudahan proposal yang kami buat ini dapat menggugah kaum muslimin untuk bersama-sama dalam mewujudkan generasi ‘akhlaqul karimah’ yang kuat akan ilmu agama dan pengetahuan lainnya.

Semoga Allah SWT memberikan pahala dan rizki-Nya yang berlipat sesuai dengan janji Nya. Terima kasih atas perhatian dan bantuan Bapak/Ibu/Saudara Kaum Muslimin sekalian.

جزاكم الله خيرا كثيرا

الله يأخذ بأيدينا إلى ما فيه خير للإسلام والمسلمين

  Bogor, 26 Februari 2010Wassalamu’alaikum Wr.Wb.Mudir Madrasah Diniyyah 89 Bogor

Nurfie Muttaqien,S.Pd.I

 

NB: Pengurus MD akan memberikan laporan pemasukan dan pengeluaran kepada para donatur setiap bulannya.

ANGGARAN PESANTREN TIAP BULAN

A. Pemasukkan

1. Infak Santri MI                                                    Rp. 100.000,-

2. donatur                                                               Rp. 450.000,-

3. lain-lain                                                              Rp.   50.000,-+

Total                                       Rp. 600.000,-

B. Pengeluaran

1. honor Asatidz                                                      Rp. 350.000,-

2. administrasi pesantren                                      Rp.   15.000,-

(kertas, foto copi, dll)

3. perlengkapan kelas                                            Rp.   50.000,-

4. uang transport Asatidz                                       Rp.   50.000,-

5. konsumsi                                                             Rp.   35.000,-

6. lain-lain                                                              Rp. 100.000,-+

Total                                       Rp. 600.000,-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: